Ada saja orang di dunia ini, tapi memang inilah kehidupan. Bermacam – macam tingkah laku manusia selalu ada – ada saja. Ada yang sedang di puncak, ada yang sedang menapak ke arah puncak, dan juga ada yang jatuh di bawah sekali.
Namun yang bikin saya heran, kenapa saat orang sedang berada di puncak lebih banyak lupa daratan?Dan apa yang telah saya lihat merupakan cerminan sebuah tingkah laku manusia yang kurang punya nurani dan tidak bisa berbesar hati menerima keadaan.
Ya betul. Orang yang dahulunya berada di puncak, berada di bawah payung kemakmuran. Malah tidak bisa memanfaatkan apa yang sedang diperoleh, tidak mampu bijaksana mengatur keadaan yang sedang terjadi. Boros, foya -foya, seneng – seneng terus tanpa mau berfikir yang akan terjadi setelah semuanya berakhir.
Jatuh dan salah langkah.
Orang yang seperti itulah yang kemudian baru menyadari saat semuanya telah berakhir. Baru terjaga saat semuanya hilang tanpa ada sisa. Jatuh ke sebuah keadaan yang tidak dia pikirkan saat berada di puncak. Salah langkah menyikapi keadaan yang saat itu benar – benar memungkinkan untuk melakukan segala hal.
Ya saya tidak akan menghujat karena dia telah jatuh dan salah langkah. Saya tidak ingin menghujani dengan beribu kata hinaan. Tapi semua itu merupakan sebuah ilmu untuk saya dalam menjalani dan menyikapi hidup ini.
Mudah – mudahan cukup dia saja yang Jatuh dan salah langkah. Ya akan saya jadikan sebuah pelajaran hidup ini.
No comments:
Post a Comment