Masalah :
Bagaimana cara untuk melakukan overclock prosesor dan apa saja yang harus/dapat saya overclock?
Bagaimana pula konfigurasi memori supaya saya dapat menggunakan dual-channel?
Solusi :
Overclock pada intinya adalah mengatur frekuensi prosesor ke tingkat yang lebih tinggi daripada standarnya, kecepatan prosesor standar adalah hasil perkalian faktor pengali (multiplier) dan FSB (front side bus). Jadi bila kecepatan prosesor asli adalah 2,8GHz, angka tersebut merupakan hasil perkalian 7×400MHz (7 Multiplier dan 400MHz FSB). Kita dapat mengubah FSB prosesor menjadi 420MHz sehingga kecepatan menjadi 7×420MHz atau 2,94GHz. Untuk melakukan hal tersebut masuklah ke BIOS lalu cari di menu yang mengatur frekuensi, biasanya bernama Frequency/Voltage Control. Secara perlahan naikkan kecepatan (sekitar 5 MHz). Lalu, uji kestabilan sistem dengan program SiSoft Sandra, SuperPI, atau 3Dmark. Bila sistem tidak hang, naikkan lagi 5MHz dan begitu seterusnya sampai sistem menjadi tidak stabil.
Perlu diketahui bahwa tidak semua mainboard menyediakan menu pengubahan frekuensi, yang paling lengkap adalah yang menyediakan frekuensi dan juga voltase dari prosesor, memori, dan chipset. Pabrikan seperti Asus, MSI, Gigabyte, Abit, atau DFI biasanya memiliki menu BIOS yang cukup luas untuk melakukan overclock. Perlu diingat bahwa penambahan frekuensi prosesor akan menambah suhu sistem. Apalagi kalau kita juga menambahkan tegangan pada PC. Disarankan agar memakai kipas khusus procesor dan jangan memakai pendingin standar bawaan prosesor.
Wednesday, October 28, 2009
Friday, October 2, 2009
Berkah Teknologi : Software Batik Hingga Canting Elektronik
Berkah Teknologi membuat budaya dan warisan bangsa kita makin dikenal dan diakui dunia. Dengan adanya teknologi warisan budaya kita yang terancam hilang kini mulai bangkit dan semakin eksis di dunia. Berikut beritanya yang dikutip dari http://www.detikinet.com
Jakarta - Walau berlabel warisan budaya, batik juga bisa berjalan seiringan dengan kemajuan teknologi. Mulai dari software unik yang dapat membantu mendesain pola batik hingga canting elektronik sudah dikembangkan putra-putri Indonesia.
Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.
Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.
Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.
Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.
JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori 'Tourism and Hospitality' dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai 'Stamp of Approval' yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Selain dari sisi software, 'perkawinan' batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.
Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
Source ->http://www.detikinet.com
Jakarta - Walau berlabel warisan budaya, batik juga bisa berjalan seiringan dengan kemajuan teknologi. Mulai dari software unik yang dapat membantu mendesain pola batik hingga canting elektronik sudah dikembangkan putra-putri Indonesia.
Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.
Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.
Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.
Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.
JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori 'Tourism and Hospitality' dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai 'Stamp of Approval' yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Selain dari sisi software, 'perkawinan' batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.
Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
Source ->http://www.detikinet.com
Dicari Marketing Freelance Website
Bagi Yang Berminat menjadi marketing Freelance untuk Eduardos Teknologi, silahkan hubungi Eduardos Teknologi
Contact Person:
- Dimas Edu (085742003113)
- Ari Satya (085640420271) / (087829866704)
- Firdaus (081575475506) / 081911460040
lansung dapet Cash Fee 20 % dari setiap project deal Project.
untuk Wilayah Tegal dan sekitarnya bisa face to face dan minta proposal.
Diluar Wilayah tegal Proposal akan dikirim lewat email.
Terima Kasih.
Contact Person:
- Dimas Edu (085742003113)
- Ari Satya (085640420271) / (087829866704)
- Firdaus (081575475506) / 081911460040
lansung dapet Cash Fee 20 % dari setiap project deal Project.
untuk Wilayah Tegal dan sekitarnya bisa face to face dan minta proposal.
Diluar Wilayah tegal Proposal akan dikirim lewat email.
Terima Kasih.
Thursday, October 1, 2009
Berkah Teknologi - Awal "Ngeblog" Lagi..
TEGAL(berkahteknologi) - Berkah Teknologi dua kata yang memberikan banyak sekali hal yang tidak terduga. Persahabatan, pengetahuan, cinta, blog, facebook, internet, dunia maya, hacking dan lainnya.
Apa yang ada saat ini adalah Berkah Dari Teknologi, memang tidak pernah terbayangkan akan seperti ini. Tapi diluar semua itu inilah hidup yang sedang berjalan. Dan keinginan yang kuat untuk mulai menulis di blog sudah terniatkan dalam hati.
Mudah - mudahan blog akan terisi tulisan dan bukan hanya sekedar karo orang tegal bilang nduwe - nduwe tok. Amin.
Apa yang ada saat ini adalah Berkah Dari Teknologi, memang tidak pernah terbayangkan akan seperti ini. Tapi diluar semua itu inilah hidup yang sedang berjalan. Dan keinginan yang kuat untuk mulai menulis di blog sudah terniatkan dalam hati.
Mudah - mudahan blog akan terisi tulisan dan bukan hanya sekedar karo orang tegal bilang nduwe - nduwe tok. Amin.
Subscribe to:
Comments (Atom)