Code Igniter saya kenal ketika saya diminta oleh atasan saya untuk membuat sebuah aplikasi untuk perusahaan tempat saya bekerja, aplikasi yang akan saya buat memang bukan aplikasi sembarangan. Selain berurusan dengan jumlah data yang sedemikian banyak, juga aplikasi tersebut akan dishare ke beberapa kantor cabang.
Mulanya bingung bagaimana membuat aplikasi yang sedemikian besar?karena saya pada saat itu belum atau kurang mahir menggunakan gaya penulisan OOP. Akhirnya bingung2..bingung2..ketemulah sama Framework yang sangat ringan dan mudah untuk digunakan yaitu CodeIgniter.
Sungguh luar biasa CodeIgniter, cuman butuh waktu satu minggu saya sudah menguasai Framework tersebut, dan tentunya aplikasi yang diminta atasan selesai juga.
Beberapa projek yang telah saya kerjakan dengan menggunakan CodeIgniter antaralain :
- website NirmalaPost http://www.nirmalapost.com
- website PanturaNews http://www.panturanews.com
- Aplikasi Retail
- Aplikasi Sistem Informasi Sekolah
- Aplikasi Penjualan (Sedang dikerjakan)
Untuk aplikasi - aplikasi tersebut rencananya akan saya upload agar bisa saya share.ya mudah-mudahan cepat terlaksana.Amiin.....
Thursday, December 24, 2009
Code Igniter
Tulisan ini bukan saya maksudkan untuk memberikan tutorial mengenai codeigniter,karena menurut saya sudah sangat banyak tutorial yang telah ditulis oleh master PHP. Dan jujur saja saya bukan seorang yang sangat mahir dan luar biasa hebatnya mengutak atik PHP.
Dalam saya hanya akan sharing, bagi - bagi pengalaman dan beberapa projek yang akan saya kerjakan. Dan tentunya bisa dipakai dan dimodifikasi sesuai kebutuhan.Untuk projek dan beberapa tulisan mengenai code igniter akan saya taruh dan saya kumpulkan dalam Tag yang saya beri nama CodeIgniter.
Dalam saya hanya akan sharing, bagi - bagi pengalaman dan beberapa projek yang akan saya kerjakan. Dan tentunya bisa dipakai dan dimodifikasi sesuai kebutuhan.Untuk projek dan beberapa tulisan mengenai code igniter akan saya taruh dan saya kumpulkan dalam Tag yang saya beri nama CodeIgniter.
Monday, November 23, 2009
Gerakan 1 Hari, 1 Mukro Baca Al-Quran
Gerakan 1 Hari, 1 Mukro Baca Al-Quran merupakan sebuah manifestasi atas rasa prihatin saya melihat saat ini sudah sangat minim sekali perhatian kamu muda terhadap pentingnya baca Al-Quran. Bahkan di lingkungan saya tinggal pun saat ini sangat minim sekali minat baca kitab suci ini, berbeda sekali pada saat saya dulu masih "bau kencur" dan masih ada orang tua yang peduli dengan baca Al Quran.
Gerakan di atas sebenarnya ingin lebih memacu diri saya secara pribadi, karena selama ini saya sangat kurang sekali membuka dan membaca Al Quran yang sejak saya lahir telah diperdengarkan dan dikenalkan oleh orang tua saya. Gerakan 1 Hari, 1 Mukro Baca Al-Quran tersebut ingin sekali saya implementasikan dalam kehidupan saya. Bahkan saya punya tekad untuk baca Quran minimal 1 mukro dalam tiap harinya. Ya itu adalah kalau orang Tegal bilang "males - malese wong maca".
Ya mudah - mudahan artikel singkat ini bisa memberikan motifasi kepada diri saya untuk lebih menghargai apa yang telah saya peroleh dari orang tua saya. Serta bukan hanya sekedar ritual belaka, namun bisa menjadi kewajiban yang memang menjadi kebiasaan yang menuntun ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat.
Gerakan di atas sebenarnya ingin lebih memacu diri saya secara pribadi, karena selama ini saya sangat kurang sekali membuka dan membaca Al Quran yang sejak saya lahir telah diperdengarkan dan dikenalkan oleh orang tua saya. Gerakan 1 Hari, 1 Mukro Baca Al-Quran tersebut ingin sekali saya implementasikan dalam kehidupan saya. Bahkan saya punya tekad untuk baca Quran minimal 1 mukro dalam tiap harinya. Ya itu adalah kalau orang Tegal bilang "males - malese wong maca".
Ya mudah - mudahan artikel singkat ini bisa memberikan motifasi kepada diri saya untuk lebih menghargai apa yang telah saya peroleh dari orang tua saya. Serta bukan hanya sekedar ritual belaka, namun bisa menjadi kewajiban yang memang menjadi kebiasaan yang menuntun ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat.
Tuesday, November 10, 2009
20 JUTA UNTUK USAHA
Kira – kira bagaimana mendapatkan uang sebegitu besarnya dalam waktu yang amat singkat karena terdesak ingin sekali membuka sebuah usaha. Memang untuk saya pribadi uang dengan nilai demikian adalah jumlah yang sangat luar biasa besarnya, entah bagi orang yang tiap jamnya berpenghasilan sebesar itu. Apakah ada ya mungkin ada. Wallahu a’lam.
Dari dulu saya ingin sekali mandiri dengan mencoba membuka usaha sendiri, karena jujur saya tidak suka dan enggan sekali bila harus bekerja di bawah bayang – bayang orang lain. Ya watak itu sudah kental dan muncul dari kecil. Apalagi banyak sekali melihat anak muda seusia saya sudah memiliki usaha sendiri,jadi iri dan ingin sekali bisa seperti mereka.
Menurut saya berdiri di atas bara api lebih baik daripada berdiri di atas permadani milik orang lain. Entah sebuah kesombongan atau apalah namanya yang terpenting saya suka sekali bila bekerja bukan untuk orang lain. Selain itu juga saya memiliki keinginan untuk membantu teman – teman yang belum memiliki lahan untuk mendapatkan uang.
Ya itulah impian dan rencana ke depanku. Lagi bingung juga nih bagaimana dapet modalnya?tapi percaya aja lah ma yang kuasa. Kalo ada niat pasti ada jalannya.Amin.
Dari dulu saya ingin sekali mandiri dengan mencoba membuka usaha sendiri, karena jujur saya tidak suka dan enggan sekali bila harus bekerja di bawah bayang – bayang orang lain. Ya watak itu sudah kental dan muncul dari kecil. Apalagi banyak sekali melihat anak muda seusia saya sudah memiliki usaha sendiri,jadi iri dan ingin sekali bisa seperti mereka.
Menurut saya berdiri di atas bara api lebih baik daripada berdiri di atas permadani milik orang lain. Entah sebuah kesombongan atau apalah namanya yang terpenting saya suka sekali bila bekerja bukan untuk orang lain. Selain itu juga saya memiliki keinginan untuk membantu teman – teman yang belum memiliki lahan untuk mendapatkan uang.
Ya itulah impian dan rencana ke depanku. Lagi bingung juga nih bagaimana dapet modalnya?tapi percaya aja lah ma yang kuasa. Kalo ada niat pasti ada jalannya.Amin.
Ingin menulis ‘buku’ tutorial PHP
Ya. Keinginan yang sudah sejak lama dan belum bisa terwujud hingga sekarang. Tapi saya sudah mulai membuat kerangka untuk membuat sebuat tulisan pertama saya yang orisinal dalam bentuk buku (Insya Allah).
Pada awalnya saya tidak ingin membuat buku terlebih dahulu. Namun, ingin saya berikan ilmu saya secara gratis kepada siapa saja yang membutuhkan. Karena dari dulu saya ingin sekali memberikan ilmu yang saya miliki kepada orang lain yang butuh secara gratis.
yah mudah -mudahan saja bisa terealisir. atau jika tidak menjadi sebuah buku bisa memberikan pencerahan bagi siapa saja yang ingin belajar. AMin…
Pada awalnya saya tidak ingin membuat buku terlebih dahulu. Namun, ingin saya berikan ilmu saya secara gratis kepada siapa saja yang membutuhkan. Karena dari dulu saya ingin sekali memberikan ilmu yang saya miliki kepada orang lain yang butuh secara gratis.
yah mudah -mudahan saja bisa terealisir. atau jika tidak menjadi sebuah buku bisa memberikan pencerahan bagi siapa saja yang ingin belajar. AMin…
Jatuh dan salah langkah
Ada saja orang di dunia ini, tapi memang inilah kehidupan. Bermacam – macam tingkah laku manusia selalu ada – ada saja. Ada yang sedang di puncak, ada yang sedang menapak ke arah puncak, dan juga ada yang jatuh di bawah sekali.
Namun yang bikin saya heran, kenapa saat orang sedang berada di puncak lebih banyak lupa daratan?Dan apa yang telah saya lihat merupakan cerminan sebuah tingkah laku manusia yang kurang punya nurani dan tidak bisa berbesar hati menerima keadaan.
Ya betul. Orang yang dahulunya berada di puncak, berada di bawah payung kemakmuran. Malah tidak bisa memanfaatkan apa yang sedang diperoleh, tidak mampu bijaksana mengatur keadaan yang sedang terjadi. Boros, foya -foya, seneng – seneng terus tanpa mau berfikir yang akan terjadi setelah semuanya berakhir.
Jatuh dan salah langkah.
Orang yang seperti itulah yang kemudian baru menyadari saat semuanya telah berakhir. Baru terjaga saat semuanya hilang tanpa ada sisa. Jatuh ke sebuah keadaan yang tidak dia pikirkan saat berada di puncak. Salah langkah menyikapi keadaan yang saat itu benar – benar memungkinkan untuk melakukan segala hal.
Ya saya tidak akan menghujat karena dia telah jatuh dan salah langkah. Saya tidak ingin menghujani dengan beribu kata hinaan. Tapi semua itu merupakan sebuah ilmu untuk saya dalam menjalani dan menyikapi hidup ini.
Mudah – mudahan cukup dia saja yang Jatuh dan salah langkah. Ya akan saya jadikan sebuah pelajaran hidup ini.
Namun yang bikin saya heran, kenapa saat orang sedang berada di puncak lebih banyak lupa daratan?Dan apa yang telah saya lihat merupakan cerminan sebuah tingkah laku manusia yang kurang punya nurani dan tidak bisa berbesar hati menerima keadaan.
Ya betul. Orang yang dahulunya berada di puncak, berada di bawah payung kemakmuran. Malah tidak bisa memanfaatkan apa yang sedang diperoleh, tidak mampu bijaksana mengatur keadaan yang sedang terjadi. Boros, foya -foya, seneng – seneng terus tanpa mau berfikir yang akan terjadi setelah semuanya berakhir.
Jatuh dan salah langkah.
Orang yang seperti itulah yang kemudian baru menyadari saat semuanya telah berakhir. Baru terjaga saat semuanya hilang tanpa ada sisa. Jatuh ke sebuah keadaan yang tidak dia pikirkan saat berada di puncak. Salah langkah menyikapi keadaan yang saat itu benar – benar memungkinkan untuk melakukan segala hal.
Ya saya tidak akan menghujat karena dia telah jatuh dan salah langkah. Saya tidak ingin menghujani dengan beribu kata hinaan. Tapi semua itu merupakan sebuah ilmu untuk saya dalam menjalani dan menyikapi hidup ini.
Mudah – mudahan cukup dia saja yang Jatuh dan salah langkah. Ya akan saya jadikan sebuah pelajaran hidup ini.
Waspada atau curiga atau Negatif Thinking
Mana mungkin bisa?
Sudah beberapa hari ini saya selalu mendapat komentar dari rekan kerja yang entah apa alasannya selalu bilang “waspada sama orang”. kata – kata itu selalu saja terucap tatkala saya sedang mulai mendapatkan teman baru. Ya entah itu dapat teman dari Facebook atau sekedar Call ke handphone saya. Tapi apa yang saya dapatkan kata – kata itu tadi.
Sehingga saya mulai berpikir, memang benar. saya setuju kita harus waspada terhadap siapapun, siapapun yang belum atau baru kita kenal.Okelah, dia beranggapan bahwa itu adalah sebuah wejangan yang “mungkin” dia pernah merasakan dihianati atau diacuhkan oleh orang yang dia percayai. Tapi, saya bukanlah tipe orang yang secara menyeluruh menghabisi seseorang dengan sebuah prasangka yang masih belum tentu benar.
Benar juga apa yang saya peroleh dari sharing kemaren malam. Bahwa orang terutama di Indonesia 95% adalah menyimpulkan. Dalam artian kita jarang mengolah, mencermati, meneliti, menelaah, mencoba menggali apa yang sebenarnya dengan sesuatu yang baru bahkan asing bagi kita. Dan 5% adalah orang yang mau mencermati dan mempunyai sugesti bahwa sebelum kenal betul kita haram, haram untuk menghabisi seseorang dengan kata – kata atau “kesimpulan” yang tidak atau barangkali belum tentu sepenuhnya benar.
Bagi saya pribadi tidak suka menilai seseorang dari awal pertemuan. Okelah ada sebagian mengatakan sikap pada pandangan pertama adalah cerminan kehidupan dia. Tapi bagi saya sebelum saya menelaah lebih lanjut haram untuk menghabisi seseorang dengan kesimpulan yang belum tentu benar.
Jadi, jika saya mendapat sebuah kata – kata seperti itu, serasa bukanlah cerminan hidup saya. Dan bertentangan dengan jiwa dan nurani saya.jadi sulit untuk saya cepat menyimpulkan seseorang dengan dugaan yang belum tentu benar.
Memang ada kalanya kita harus waspada, namun apakah pantas jika hanya melihat seseorang pada pandangan pertama?apakah layak menyimpulkan seseorang karena dia belum kita kenal betul?
Waspada = curiga = Negatif Thinking
jadi ketiga kata di atas saling berhubungan bukan lagi menggunakan atau sebagai kata penghubung. Tetapi dengan menggunakan penghubung sama dengan akan diperoleh kesimpulan: Waspada akan memunculkan Curiga. Jika kita terlampau curiga yang muncul adalah Selalu berpikir negatif dengan hal yang belum kita telaah dengan baik.
Sudah beberapa hari ini saya selalu mendapat komentar dari rekan kerja yang entah apa alasannya selalu bilang “waspada sama orang”. kata – kata itu selalu saja terucap tatkala saya sedang mulai mendapatkan teman baru. Ya entah itu dapat teman dari Facebook atau sekedar Call ke handphone saya. Tapi apa yang saya dapatkan kata – kata itu tadi.
Sehingga saya mulai berpikir, memang benar. saya setuju kita harus waspada terhadap siapapun, siapapun yang belum atau baru kita kenal.Okelah, dia beranggapan bahwa itu adalah sebuah wejangan yang “mungkin” dia pernah merasakan dihianati atau diacuhkan oleh orang yang dia percayai. Tapi, saya bukanlah tipe orang yang secara menyeluruh menghabisi seseorang dengan sebuah prasangka yang masih belum tentu benar.
Benar juga apa yang saya peroleh dari sharing kemaren malam. Bahwa orang terutama di Indonesia 95% adalah menyimpulkan. Dalam artian kita jarang mengolah, mencermati, meneliti, menelaah, mencoba menggali apa yang sebenarnya dengan sesuatu yang baru bahkan asing bagi kita. Dan 5% adalah orang yang mau mencermati dan mempunyai sugesti bahwa sebelum kenal betul kita haram, haram untuk menghabisi seseorang dengan kata – kata atau “kesimpulan” yang tidak atau barangkali belum tentu sepenuhnya benar.
Bagi saya pribadi tidak suka menilai seseorang dari awal pertemuan. Okelah ada sebagian mengatakan sikap pada pandangan pertama adalah cerminan kehidupan dia. Tapi bagi saya sebelum saya menelaah lebih lanjut haram untuk menghabisi seseorang dengan kesimpulan yang belum tentu benar.
Jadi, jika saya mendapat sebuah kata – kata seperti itu, serasa bukanlah cerminan hidup saya. Dan bertentangan dengan jiwa dan nurani saya.jadi sulit untuk saya cepat menyimpulkan seseorang dengan dugaan yang belum tentu benar.
Memang ada kalanya kita harus waspada, namun apakah pantas jika hanya melihat seseorang pada pandangan pertama?apakah layak menyimpulkan seseorang karena dia belum kita kenal betul?
Waspada = curiga = Negatif Thinking
jadi ketiga kata di atas saling berhubungan bukan lagi menggunakan atau sebagai kata penghubung. Tetapi dengan menggunakan penghubung sama dengan akan diperoleh kesimpulan: Waspada akan memunculkan Curiga. Jika kita terlampau curiga yang muncul adalah Selalu berpikir negatif dengan hal yang belum kita telaah dengan baik.
Ora Umum – Buang yang kecil untuk dapet yang Lebih besar
Ora Umum!!!
Dua kata untuk menggambarkan sebuah fenomena kehidupan yang baru saja saya temui.Mengapa demikian?Ya karena apa yang saya peroleh adalah kata-kata begitu tinggi yang membuat orang menjadi takjub dan bengong. Hanya membuang yang kecil demi mendapat yang lebih besar.
Coba bayangkan, apa itu bukan hal yang luar biasa, apa itu bukan hal yang sulit untuk dibayangkan. Hal kecil bisa mendatangan sesuatu yang luar biasa besar. Tapi masih ada yang mengganjal di hati saya. Apa itu?Satu hal yang masih belum saya terima adalah apa tujuan dari semua itu. Semua bicara kemakmuran, semua bicara hal keindahan dunia. Semua bicara hal yang makin membuat orang semakin hanyut dan hanyut akan kesenangan dunia.
Jujur saya bukan orang yang munafik, saya juga butuh uang. Saya butuh status sosial, saya juga ingin orang memandang saya adalah bahwa saya orang yang sukses dan memiliki banyak materi.
Oke saya coba berandai – andai.Jika uang sudah bukan masalah yang sulit bagi saya, jika materi bukan hal yang jauh untuk dikejar, jika kesenangan hidup sudah jadi teman bahkan sahabat dalam tiap detik kehidupan. Lalu bagaimana dengan hal rohaniah yang merupakan hal terpenting(menurut saya)?apa mungkin saya bisa menjadi bijaksana jikalau semua impian itu sudah nyata dihadapan mata?.
Ora umum..pasti ora umum.Semua seolah – olah layaknya sebuah “miracle” keajaiban yang hanya sedikit waktu bisa merubah nasib seseorang. Ora umum karena materi dan status sosial bisa menjadi sedemikian akrab mengisi setiap relung sendi kehidupan hanya dalam tempo yang bagi kebanyakan orang sangat singkat.
Ora Umum. apa yang baru saya peroleh adalah sebuah gambaran hidup sebuah fenomena kehidupan bagi orang yang enggan untuk bekerja keras. Sudah enggan bekerja dengan hati, sudah enggan untuk berjalan dengan waktu, enggan untuk bisa menikmati setiap detik apa yang kita lakukan.
Wallahu a’lam.
Dua kata untuk menggambarkan sebuah fenomena kehidupan yang baru saja saya temui.Mengapa demikian?Ya karena apa yang saya peroleh adalah kata-kata begitu tinggi yang membuat orang menjadi takjub dan bengong. Hanya membuang yang kecil demi mendapat yang lebih besar.
Coba bayangkan, apa itu bukan hal yang luar biasa, apa itu bukan hal yang sulit untuk dibayangkan. Hal kecil bisa mendatangan sesuatu yang luar biasa besar. Tapi masih ada yang mengganjal di hati saya. Apa itu?Satu hal yang masih belum saya terima adalah apa tujuan dari semua itu. Semua bicara kemakmuran, semua bicara hal keindahan dunia. Semua bicara hal yang makin membuat orang semakin hanyut dan hanyut akan kesenangan dunia.
Jujur saya bukan orang yang munafik, saya juga butuh uang. Saya butuh status sosial, saya juga ingin orang memandang saya adalah bahwa saya orang yang sukses dan memiliki banyak materi.
Oke saya coba berandai – andai.Jika uang sudah bukan masalah yang sulit bagi saya, jika materi bukan hal yang jauh untuk dikejar, jika kesenangan hidup sudah jadi teman bahkan sahabat dalam tiap detik kehidupan. Lalu bagaimana dengan hal rohaniah yang merupakan hal terpenting(menurut saya)?apa mungkin saya bisa menjadi bijaksana jikalau semua impian itu sudah nyata dihadapan mata?.
Ora umum..pasti ora umum.Semua seolah – olah layaknya sebuah “miracle” keajaiban yang hanya sedikit waktu bisa merubah nasib seseorang. Ora umum karena materi dan status sosial bisa menjadi sedemikian akrab mengisi setiap relung sendi kehidupan hanya dalam tempo yang bagi kebanyakan orang sangat singkat.
Ora Umum. apa yang baru saya peroleh adalah sebuah gambaran hidup sebuah fenomena kehidupan bagi orang yang enggan untuk bekerja keras. Sudah enggan bekerja dengan hati, sudah enggan untuk berjalan dengan waktu, enggan untuk bisa menikmati setiap detik apa yang kita lakukan.
Wallahu a’lam.
Wednesday, October 28, 2009
Overclock di Mainboard
Masalah :
Bagaimana cara untuk melakukan overclock prosesor dan apa saja yang harus/dapat saya overclock?
Bagaimana pula konfigurasi memori supaya saya dapat menggunakan dual-channel?
Solusi :
Overclock pada intinya adalah mengatur frekuensi prosesor ke tingkat yang lebih tinggi daripada standarnya, kecepatan prosesor standar adalah hasil perkalian faktor pengali (multiplier) dan FSB (front side bus). Jadi bila kecepatan prosesor asli adalah 2,8GHz, angka tersebut merupakan hasil perkalian 7×400MHz (7 Multiplier dan 400MHz FSB). Kita dapat mengubah FSB prosesor menjadi 420MHz sehingga kecepatan menjadi 7×420MHz atau 2,94GHz. Untuk melakukan hal tersebut masuklah ke BIOS lalu cari di menu yang mengatur frekuensi, biasanya bernama Frequency/Voltage Control. Secara perlahan naikkan kecepatan (sekitar 5 MHz). Lalu, uji kestabilan sistem dengan program SiSoft Sandra, SuperPI, atau 3Dmark. Bila sistem tidak hang, naikkan lagi 5MHz dan begitu seterusnya sampai sistem menjadi tidak stabil.
Perlu diketahui bahwa tidak semua mainboard menyediakan menu pengubahan frekuensi, yang paling lengkap adalah yang menyediakan frekuensi dan juga voltase dari prosesor, memori, dan chipset. Pabrikan seperti Asus, MSI, Gigabyte, Abit, atau DFI biasanya memiliki menu BIOS yang cukup luas untuk melakukan overclock. Perlu diingat bahwa penambahan frekuensi prosesor akan menambah suhu sistem. Apalagi kalau kita juga menambahkan tegangan pada PC. Disarankan agar memakai kipas khusus procesor dan jangan memakai pendingin standar bawaan prosesor.
Bagaimana cara untuk melakukan overclock prosesor dan apa saja yang harus/dapat saya overclock?
Bagaimana pula konfigurasi memori supaya saya dapat menggunakan dual-channel?
Solusi :
Overclock pada intinya adalah mengatur frekuensi prosesor ke tingkat yang lebih tinggi daripada standarnya, kecepatan prosesor standar adalah hasil perkalian faktor pengali (multiplier) dan FSB (front side bus). Jadi bila kecepatan prosesor asli adalah 2,8GHz, angka tersebut merupakan hasil perkalian 7×400MHz (7 Multiplier dan 400MHz FSB). Kita dapat mengubah FSB prosesor menjadi 420MHz sehingga kecepatan menjadi 7×420MHz atau 2,94GHz. Untuk melakukan hal tersebut masuklah ke BIOS lalu cari di menu yang mengatur frekuensi, biasanya bernama Frequency/Voltage Control. Secara perlahan naikkan kecepatan (sekitar 5 MHz). Lalu, uji kestabilan sistem dengan program SiSoft Sandra, SuperPI, atau 3Dmark. Bila sistem tidak hang, naikkan lagi 5MHz dan begitu seterusnya sampai sistem menjadi tidak stabil.
Perlu diketahui bahwa tidak semua mainboard menyediakan menu pengubahan frekuensi, yang paling lengkap adalah yang menyediakan frekuensi dan juga voltase dari prosesor, memori, dan chipset. Pabrikan seperti Asus, MSI, Gigabyte, Abit, atau DFI biasanya memiliki menu BIOS yang cukup luas untuk melakukan overclock. Perlu diingat bahwa penambahan frekuensi prosesor akan menambah suhu sistem. Apalagi kalau kita juga menambahkan tegangan pada PC. Disarankan agar memakai kipas khusus procesor dan jangan memakai pendingin standar bawaan prosesor.
Friday, October 2, 2009
Berkah Teknologi : Software Batik Hingga Canting Elektronik
Berkah Teknologi membuat budaya dan warisan bangsa kita makin dikenal dan diakui dunia. Dengan adanya teknologi warisan budaya kita yang terancam hilang kini mulai bangkit dan semakin eksis di dunia. Berikut beritanya yang dikutip dari http://www.detikinet.com
Jakarta - Walau berlabel warisan budaya, batik juga bisa berjalan seiringan dengan kemajuan teknologi. Mulai dari software unik yang dapat membantu mendesain pola batik hingga canting elektronik sudah dikembangkan putra-putri Indonesia.
Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.
Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.
Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.
Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.
JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori 'Tourism and Hospitality' dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai 'Stamp of Approval' yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Selain dari sisi software, 'perkawinan' batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.
Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
Source ->http://www.detikinet.com
Jakarta - Walau berlabel warisan budaya, batik juga bisa berjalan seiringan dengan kemajuan teknologi. Mulai dari software unik yang dapat membantu mendesain pola batik hingga canting elektronik sudah dikembangkan putra-putri Indonesia.
Jbatik adalah sebuah perangkat lunak yang mampu menciptakan motif-motif batik modern dengan basis desain batik tradisional. Aplikasi yang menggabungkan nilai budaya dan teknologi informasi ini menunjukkan bahwa TIK dan budaya bukan dua wilayah yang terpisah. Bahkan kolaborasi keduanya akan menciptakan nilai tambah yang sangat besar.
Inovasi ini berhasil memetakan pola-pola batik secara matematis kemudian diterjemahkan ke dalam perangkat lunak sehingga dapat menciptakan pola-pola batik yang baru secara digital.
Dalam perangkat lunak JBatik, mula-mula gambar batik diolah dan dibuat distribusi frekuensinya. Kemudian dimensinya dihitung dan dibuat fraktalnya. Yang luar biasa adalah dari satu rumus dapat dihasilkan banyak motif desain.
Dengan inovasi yang luar biasa tersebut, tak ayal software karya Pixel People Project ini menyabet penghargaan INAICTA 2008. Pengakuan terhadap kreativitas digital anak bangsa ini pun berlanjut hingga ke tingkat internasional.
JBatik memperoleh penghargaan Asia Pacific ICT Award (APICTA) 2008 untuk kategori 'Tourism and Hospitality' dan UNESCO 2008 Award of Excellence sebagai 'Stamp of Approval' yang menunjukkan produk ini memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.
Selain dari sisi software, 'perkawinan' batik dan teknologi juga dapat kita temui pada kehadiran canting elektronik. Canting merupakan senjata utama para pembatik untuk membuat motif di atas kain.
Namun berbeda dengan cara tradisional, canting elektronik ini menggunakan listrik untuk memanaskan malam/lilin dalam membentuk pola di atas kain, sehingga suhu panas dari canting pun bisa dihasilkan dengan lebih baik.
Untuk menggunakan alat ini, pertama-tama pola batik dari kertas yang sudah dibuat harus diletakkan di atas alas lalu ditutupi dengan kaca dan bahan. Selain itu, di bawah alas yang digunakan juga terdapat lampu untuk menerangi pola yang akan dikerjakan.
Source ->http://www.detikinet.com
Dicari Marketing Freelance Website
Bagi Yang Berminat menjadi marketing Freelance untuk Eduardos Teknologi, silahkan hubungi Eduardos Teknologi
Contact Person:
- Dimas Edu (085742003113)
- Ari Satya (085640420271) / (087829866704)
- Firdaus (081575475506) / 081911460040
lansung dapet Cash Fee 20 % dari setiap project deal Project.
untuk Wilayah Tegal dan sekitarnya bisa face to face dan minta proposal.
Diluar Wilayah tegal Proposal akan dikirim lewat email.
Terima Kasih.
Contact Person:
- Dimas Edu (085742003113)
- Ari Satya (085640420271) / (087829866704)
- Firdaus (081575475506) / 081911460040
lansung dapet Cash Fee 20 % dari setiap project deal Project.
untuk Wilayah Tegal dan sekitarnya bisa face to face dan minta proposal.
Diluar Wilayah tegal Proposal akan dikirim lewat email.
Terima Kasih.
Thursday, October 1, 2009
Berkah Teknologi - Awal "Ngeblog" Lagi..
TEGAL(berkahteknologi) - Berkah Teknologi dua kata yang memberikan banyak sekali hal yang tidak terduga. Persahabatan, pengetahuan, cinta, blog, facebook, internet, dunia maya, hacking dan lainnya.
Apa yang ada saat ini adalah Berkah Dari Teknologi, memang tidak pernah terbayangkan akan seperti ini. Tapi diluar semua itu inilah hidup yang sedang berjalan. Dan keinginan yang kuat untuk mulai menulis di blog sudah terniatkan dalam hati.
Mudah - mudahan blog akan terisi tulisan dan bukan hanya sekedar karo orang tegal bilang nduwe - nduwe tok. Amin.
Apa yang ada saat ini adalah Berkah Dari Teknologi, memang tidak pernah terbayangkan akan seperti ini. Tapi diluar semua itu inilah hidup yang sedang berjalan. Dan keinginan yang kuat untuk mulai menulis di blog sudah terniatkan dalam hati.
Mudah - mudahan blog akan terisi tulisan dan bukan hanya sekedar karo orang tegal bilang nduwe - nduwe tok. Amin.
Subscribe to:
Comments (Atom)