Berkah Teknologi - Samid Prasada
Monday, April 26, 2010
New Project: Counter Center Pulsa
Akhirnya semakin mendekati sempurna aja kerjaan ku. Setelah sekian lama begadang dan menjadi manusia malam, akhirna hampir pada titik akhir.
Bagi yang mau menyimak monggoh silahkan dicek
http://countercenterpulsa.com
Powered by edu dan edy
Bagi yang mau menyimak monggoh silahkan dicek
http://countercenterpulsa.com
Powered by edu dan edy
Sunday, April 18, 2010
Perubahan Segeralah!!!!!!!
Berubahlah selagi masih diberi kenikmatan, selagi masih punya kesehatan, selagi masih napas masih bertahan. Perubahan dari sesuatu hal yang tidak sesuai dengan perintah dan sunnah. Perubahan dari kurang akhlak menjadi kaya akhlak, perubahan dari juhul menuju ke ALim, perubahan dari miskin amal menjadi kaya amal.
BErubahlah selagi bisa!
BErubahlah selagi bisa!
Thursday, April 1, 2010
Pengin Aktif Posting Lagi..
Hmm...saking sibuknya ternyata ga ada waktu buat nulis di Blog.Padahal ga susah sih..tapi memang begini adanya. Kerjaan menumpuk, jadilah si Blog terbengkalai.
Ya mUdah - mudahan besog besog bisa sempet nulis di blog. Ben keliatan sepi sekali dan tidak dirawat.
Ya mUdah - mudahan besog besog bisa sempet nulis di blog. Ben keliatan sepi sekali dan tidak dirawat.
Wednesday, March 3, 2010
Tuesday, March 2, 2010
New Project : http://ponpesassalafiyah.com/
Alhamdulillah akhirnya selesai juga project baru. Pembuatan website untuk pondok Pesantren Assalafiyah Kabupaten Brebes.
Teknologi yang digunakan untuk membuat website ini adalah tentu masih seneng pake CodeIgniter, versi yang digunakan adalah versi 1.7.2, pake TinyMice sebagai content editornya dan masih banyak lagi.
Website ini banyak sekali fasilitasnya termasuk Alquran online yang lansung saya wrapper ke situsnya terus pake video segala. tapi alhamdulillah semuanya lancar.
Mudah - mudahan ke depan rejekinya tambah lancar, terus dan terus ada project.
AMIN...
Bagi yang mau simak ne website monggoh dicek di :http://ponpesassalafiyah.com/
Teknologi yang digunakan untuk membuat website ini adalah tentu masih seneng pake CodeIgniter, versi yang digunakan adalah versi 1.7.2, pake TinyMice sebagai content editornya dan masih banyak lagi.
Website ini banyak sekali fasilitasnya termasuk Alquran online yang lansung saya wrapper ke situsnya terus pake video segala. tapi alhamdulillah semuanya lancar.
Mudah - mudahan ke depan rejekinya tambah lancar, terus dan terus ada project.
AMIN...
Bagi yang mau simak ne website monggoh dicek di :http://ponpesassalafiyah.com/
Labels:
catatan,
codeigniter,
projek,
teknologi,
website
Friday, January 22, 2010
When The Our System has been Hijacked!!
Masih ingat tragedi 911 yang mencoreng muka negara Adi Daya USA, meluluh lantakkan gedung WTC. Dua pesawat komersial menghantam gedung WTC dan dalam sekejap hilang tak berbekas, AMERICAN 11, AMERICAN 77, UNITED 175 dan UNITED 93 (kalo saya tidak salah menyebutkan) beberapa pesawat terbang komersil yang merupakan "Pemain" dalam tragedi tersebut.
Setelah saya menonton sebuah film yang mengingatkan akan tragedi 911 tersebut, kalo tidak salah berjudul UNITED 93 yang merupakan salah satu “pemain” tragedi 911, berhasil dibajak oleh “teroris”. Kejadian yang menurut akal sehat “tidak mungkin” bagi Negara Adi Daya USA, karena mereka tanpa celah memproklamirkan sebagai Negara yang paling canggih sistem keamanannya seantero jagat.
UNITED 93 pesawat yang rencananya akan ditujukkan ke White House tidak berhasil sampai ke tujuan, karena dalam Film tersebut diceritakan ada perlawanan dari penumpang pesawat UNITED 93, penumpang berhasil masuk ke kokpit untuk melumpuhkan sang “teroris”. Tapi kemudian si “teroris” yang masih memegang kemudi pesawat menjatuhkannya sebelum sampai ke tujuan.
Saya hanya ingin menghubungkan kasus tersebut dengan berita yang sedang heboh di negeri ini, yaitu pembobolan atau pencurian secara misterius uang sejumlah nasabah bank BCA Bali. Uang yang secara mengejutkan hilang tanpa bekas dari rekening si empunya, tanpa diketahui siapa pelakunya.
Jika kita melihat kejadian di negeri sang jawara teknologi saja bisa dengan mudah para “teroris” melakukan “hijack” terhadap sistem yang ada, apalagi di negeri ini yang masih minim sekali memperhatikan ranah teknologi informasi. When The Our Sistem has been Hijacked!! Merupakan idiom yang tepat menggambarkan betapa baru terasa saat sebuah serangan pembajakkan terhadap sistem milik kita terjadi. Semua orang panic dan bingung apa yang harus dilakukan.
Orang – orang IT punya sebuah prinsip yang sangat fundamental bahwa “Tidak ada sistem yang aman di dunia ini”, sepertinya otoritas kita masih belum bisa memaknai prinsip ini. Prinsip yang sering membawa angina segar bagi para “Craked” dan membawa bencana bagi para “Adminitrator” sistem.
When The Our Sistem has been Hijacked!! Seharusnya tidak terjadi jika kita sudah sejak awal memperhatikan hal yang kecil, sedini mungkin berusaha menutup celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh para “Cracked”. USA yang secara sistem keamanan merupakan jagoan d imuka bumi pun masih kecolongan oleh para “Hijacked” (pembajak) dengan memanfaatkan celah yang kurang sekali diperhatikan oleh otoritas keamanan di negeri itu.
Apakah negeri kita ini masih mau kecolongan dengan sebuah celah keamanan sistem yang kurang sekali kita perhatikan?. Kecerobohan yang kembali lagi merugikan rakyatnya. Saran saya mulailah menggandeng para orang IT professional dan sudah berpengalaman untuk mengantisipasi serangan “Cracker” sedini mungkin. Saya ingin sekali di negeri ini ada badan yang merupakan gabungan dari DEPKOMINFO sebagai otoritas Teknologi Informasi dan DEPHAN sebagai otoritas pertahanan Negara(Militer) dan dikasih nama National Cyber Security(NCS). Meskipun sudah ada undang – undang tentang TI, saya rasa masih kurang tanpa ada sebuah badan yang serius mengangani masalah Cyber Security. Mudah – mudahan pengalaman nasabah Bank BCA menjadikan bangsa ini lebih baik dalam hal masalah keamanan sistem teknologi.Amin.
Setelah saya menonton sebuah film yang mengingatkan akan tragedi 911 tersebut, kalo tidak salah berjudul UNITED 93 yang merupakan salah satu “pemain” tragedi 911, berhasil dibajak oleh “teroris”. Kejadian yang menurut akal sehat “tidak mungkin” bagi Negara Adi Daya USA, karena mereka tanpa celah memproklamirkan sebagai Negara yang paling canggih sistem keamanannya seantero jagat.
UNITED 93 pesawat yang rencananya akan ditujukkan ke White House tidak berhasil sampai ke tujuan, karena dalam Film tersebut diceritakan ada perlawanan dari penumpang pesawat UNITED 93, penumpang berhasil masuk ke kokpit untuk melumpuhkan sang “teroris”. Tapi kemudian si “teroris” yang masih memegang kemudi pesawat menjatuhkannya sebelum sampai ke tujuan.
Saya hanya ingin menghubungkan kasus tersebut dengan berita yang sedang heboh di negeri ini, yaitu pembobolan atau pencurian secara misterius uang sejumlah nasabah bank BCA Bali. Uang yang secara mengejutkan hilang tanpa bekas dari rekening si empunya, tanpa diketahui siapa pelakunya.
Jika kita melihat kejadian di negeri sang jawara teknologi saja bisa dengan mudah para “teroris” melakukan “hijack” terhadap sistem yang ada, apalagi di negeri ini yang masih minim sekali memperhatikan ranah teknologi informasi. When The Our Sistem has been Hijacked!! Merupakan idiom yang tepat menggambarkan betapa baru terasa saat sebuah serangan pembajakkan terhadap sistem milik kita terjadi. Semua orang panic dan bingung apa yang harus dilakukan.
Orang – orang IT punya sebuah prinsip yang sangat fundamental bahwa “Tidak ada sistem yang aman di dunia ini”, sepertinya otoritas kita masih belum bisa memaknai prinsip ini. Prinsip yang sering membawa angina segar bagi para “Craked” dan membawa bencana bagi para “Adminitrator” sistem.
When The Our Sistem has been Hijacked!! Seharusnya tidak terjadi jika kita sudah sejak awal memperhatikan hal yang kecil, sedini mungkin berusaha menutup celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh para “Cracked”. USA yang secara sistem keamanan merupakan jagoan d imuka bumi pun masih kecolongan oleh para “Hijacked” (pembajak) dengan memanfaatkan celah yang kurang sekali diperhatikan oleh otoritas keamanan di negeri itu.
Apakah negeri kita ini masih mau kecolongan dengan sebuah celah keamanan sistem yang kurang sekali kita perhatikan?. Kecerobohan yang kembali lagi merugikan rakyatnya. Saran saya mulailah menggandeng para orang IT professional dan sudah berpengalaman untuk mengantisipasi serangan “Cracker” sedini mungkin. Saya ingin sekali di negeri ini ada badan yang merupakan gabungan dari DEPKOMINFO sebagai otoritas Teknologi Informasi dan DEPHAN sebagai otoritas pertahanan Negara(Militer) dan dikasih nama National Cyber Security(NCS). Meskipun sudah ada undang – undang tentang TI, saya rasa masih kurang tanpa ada sebuah badan yang serius mengangani masalah Cyber Security. Mudah – mudahan pengalaman nasabah Bank BCA menjadikan bangsa ini lebih baik dalam hal masalah keamanan sistem teknologi.Amin.
Subscribe to:
Comments (Atom)